7 Kebiasaan Buruk Pengemudi Penyebab Kecelakaan

Mobil
7 Kebiasaan Buruk Pengemudi Penyebab Kecelakaan
Liputan3.com, Jakarta – Jumlah kematian akibat kecelakaan di Indonesia cukup mencengangkan. Menurut data yang disampaikan oleh Kepala Korps Lalu Lintas Republik Indonesia (Kakorlantas RI), Irjen Royke Lumowa, sekitar 28 ribu hingga 38 ribu jiwa per tahun di jalanan akibat kecelakaan lalu lintas.
Realitas pahit ini, peringatan bagi semua pengguna jalan untuk berkendara lebih hati-hati. Banyak faktor yang menyebabkan kecelakaan lalu lintas, mulai dari kendaraan jalan yang tidak cocok, kondisi jalan yang berbahaya (spidol minimal, tanda dan lampu), hingga pelanggaran lalu lintas.
Agen poker terbaik terpercaya – Namun pada kenyataannya, tidak sedikit kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh kebiasaan buruk pengemudi saat mengemudi. Masalahnya, kebiasaan mengemudi yang buruk ini biasa terjadi di Indonesia, terutama di kota-kota besar. Tanpa menyadari perilaku ini dapat berakibat kematian, tidak hanya untuk pengguna jalan lain tetapi juga pada pengemudi itu sendiri. Berikut beberapa kebiasaan mengemudi yang buruk yang sering dilakukan dan fatal!
1. Pelan-pelan di Jalur Cepat
Menurut peraturan lalu lintas, jalur paling kanan digunakan untuk kendaraan yang lebih cepat atau mendahului. Namun nyatanya, banyak kendaraan bergerak perlahan di jalur paling kanan. Akibatnya laju kendaraan yang lebih cepat menjadi terhambat dan tidak sedikit yang benar-benar menjadi dilanggar karena mendahului dari kiri.
2. Tanduk Acak
Agen poker terbaik terpercaya – Tujuan dari klakson adalah membiarkan pengemudi lain di sekitar Anda untuk tindakan apa yang ingin Anda lakukan di jalan seperti di depan, memutar atau mengganti jalur. Acak horning tanpa alasan yang jelas dapat memicu emosi pengendara lain atau shock terburuk untuk merusak konsentrasi pengemudi lain. Bunyikan klakson hanya ketika dibutuhkan, dan itu terlalu singkat. Jangan membunyikan klakson secara konstan.
3. Tingkatkan Kecepatan Saat Ingin Didahului
Beri kesempatan pada kendaraan lain untuk mengemudi di depan kendaraan Anda. Jangan kebalikannya, tingkatkan saja kecepatannya. Mempercepat ketika ada kendaraan lain yang sebelumnya, berpotensi mengakibatkan kecelakaan. Terutama ketika kendaraan mendahului jalur dari arah yang berlawanan. Beri kendaraan kesempatan lebih cepat untuk mendahului Anda dengan aman.
4. Tidak Memberikan Peluang Pengalihan Kendaraan Lain
Tentunya Anda sering mengalami hal ini. Anda ingin mengubah jalur dan melihat kendaraan lain di belakang pada jarak yang aman dan berkendara dengan kecepatan yang sama. Saat Anda meningkatkan kecepatan dan menyalakan lampu sebagai peringatan, kendaraan sebenarnya menambah kecepatan dan menutup ruang tidak memberi Anda kesempatan untuk berpindah jalur. Agen poker terbaik terpercaya – Tindakan ini sangat berbahaya, terutama jika ada kendaraan lain yang berjalan lebih lambat. Akibatnya, Anda tidak dapat memindahkan lajur untuk mendahului kendaraan di depan karena lane digunakan dan menutup kendaraan lain yang jaraknya sudah cukup jauh.
5. Lupa mematikan Sein
Tak jarang juga dijumpai kendaraan dengan lampu sein on. Padahal kendaraan tidak berniat untuk mengubah atau mengganti jalur. Tindakan ini sangat berbahaya karena pengguna jalan lain bisa salah memprediksi, terutama di persimpangan.
6. Suara Musik Terlalu Keras
Mendengarkan musik terlalu keras mengurangi kewaspadaan pengemudi terhadap kondisi di sekitar kendaraan. Anda tidak akan dapat mendengar tanduk atau peringatan yang diberikan oleh pengguna jalan lain.
7. Menonton Kecelakaan Lalu Lintas
Agen poker terbaik terpercaya – Terakhir, jangan berhenti atau memperlambat kendaraan jika terjadi kecelakaan lalu lintas. Ini berbahaya karena mungkin ada kendaraan lain dari belakang yang ngebut dan terlambat mengantisipasi untuk mengurangi laju kendaraan tiba-tiba. Jika kecelakaan terjadi tepat di tengah jalan di depan Anda, pelan-pelan putar kendaraan dan bantu tarik korban ke sisi jalan yang aman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *